Blog priyanta Nugraha
Random header image... Refresh for more!

Asuhan Keperawatan Fraktur / Patah Tulang

Asuhan keperawatan adalah bantuan, bimbingan, penyuluhan, perlindungan yang diberikan oleh seorang perawat untuk memenuhi kebutuhan pasien atau klien dengan menggunakan metode proses keperawatan. (Nasrul Efendy, 1995)

  1. 1. Pengkajian pada Pasien Fraktur

Menurut Doengoes, ME (2000) pengkajian fraktur tibia dan fibula meliputi :

  1. Aktivitas/istirahat

Tanda  : Keterbatasan/ kehilangan fungsi pada bagian yang terkena (mungkin segera, fraktur itu sendiri, atau trjadi secara sekunder, dari pembengkakan jaringan, nyeri)

  1. Sirkulasi

Gejala : Hipertensi (kadang-kadang terlihat sebagai respon terhadap nyeri/ansietas), atau hipotensi (kehingan darah)

[Read more →]

June 10, 2010   4 Comments

ASKEP Defisit Perawatan Diri

Asuhan Keperawatan Pasien Dewasa Dengan Kurang Perawatan Diri

Pada pasien gangguan jiwa yang dirawat dalam keluarga sering mengalami ketidakpedulian merawat diri yang menyebabkan pasien dikucilkan dalam keluarga maupun masyarakat. ini akan membahas cara-cara merawat pasien dengan kurang perawatan diri (tidak peduli terhadap perawatan diri) agar pasien dan keluarga mempunyai kemampuan merawat pasien di rumah.

  1. Tujuan pembelajaran

Setelah mempelajari modul ini diharapkan saudara dapat :

  1. Melakukan pengkajian pada pasien kurang perawatan diri
  2. Menetapkan diagnosa keperawatan pasien kurang perawatan diri
  3. Melakukan tindakan keperawatan untuk pasien kurang perawatan diri
  4. Melakukan tindakan keperawatan untuk keluarga pasien kurang perawatan diri
  5. Melakukan evaluasi kemampuan pasien dan keluarga dalam merawat kurang perawatan diri
  6. Mendokumentasikan hasil asuhan keperawatan

  1. B. Pengkajian

Kurangnya perawatan diri pada pasien dengan gangguan jiwa terjadi akibat adanya perubahan proses pikir sehingga kemampuan untuk melakukan aktivitas perawatan diri menurun. Kurang perawatan diri tampak dari ketidakmampuan merawat kebersihan diri, makan secara mandiri, berhias diri secara mandiri, dan toileting {Buang Air Besar (BAB)/Buang Air Kecil(BAK)} secara mandiri.

Untuk mengetahui apakah pasien mengalami masalah kurang perawatan diri maka tanda dan gejala dapat diperoleh melalui observasi pada pasien yaitu:

  • Gangguan kebersihan diri, ditandai dengan rambut kotor, gigi kotor, kulit berdaki dan bau, kuku panjang dan kotor.
  • Ketidakmampuan berhias/berdandan, ditandai dengan rambut acak-acakan, pakaian kotor dan tidak rapi, pakaian tidak sesuai, pada pasien laki-laki tidak bercukur, pada pasien wanita tidak berdandan.
  • Ketidakmampuan makan secara mandiri, ditandai dengan ketidakmampuan¬†¬† mengambil makan sendiri, makan berceceran, dan makan tidak pada tempatnya.
  • Ketidakmampuan BAB/BAK secara mandiri, ditandai dengan BAB/BAK tidak pada tempatnya, tidak membersihkan diri dengan baik setelah BAB/BAK

[Read more →]

June 1, 2010   No Comments